ISTAQIEM

PDF Print E-mail
Written by Administrator   
Monday, 26 September 2011 00:00
Article Index
ISTAQIEM
tafsir
tausiah
All Pages

ISTAQIEM

(Inner Soul Training And Quick Islamic Emotional Management)

 

 

Istaqiem secara harfiah berasal dari kata perintah dalam bahasa Arab yang berarti "meluruskan". Berdasarkan paduan huruf merupakan singkatan dari "Iyyaka.Net Strategic Training And Quick Islamic Emotional Management), yakni pelatihan strategis iyyaka.net dalam manajemen emosi spiritual Islam.

Program ini bertujuan untuk meluruskan dan menata kembali pemahaman, pelaksanaan serta aktualisasi ajaran agama Islam berdasarkan Al-Qur'an dan sunnah nabi kedalam kehidupan sehari-hari. Pemahaman, pelaksanaan dan aktualisasi difokuskan kepada implementasi rukun Islam dan rukun iman serta pemahaman Al-Qur'an secara holistik yang banyak diantara masyarakat belum memahaminya secara sistematis.

Dalam pelatihan (training spiritual) ini selain mengenalkan program Iyyaka.Net, fokus utamanya adalah mengaktualisasikan ajaran agama Islam secara kaffah kedalam kehidupan sehari-hari berdasarkan Al-Qur'an melalui pengelolaan emosi mental seseorang. Program pelatihan spiritual ini terdiri dari beberapa program yaitu QIEM (Quick Islamic Emotional Management), Holistic Spiritual Qur'an (HSQ), Manajemen Spiritual Qur'an (MSQ) dan Psychology Clinic Qur'ani.

Pengelolaan emosi mental berkaitan erat dengan pembangunan niat dan keinginan kuat seseorang yang tidak serta merta dapat digerakkan secara spontan dan dengan seketika. Oleh karena itu, Istaqiem sangat berperan strategis dalam membangun pemahaman, pelaksanaan dan aktualisasi  Islam secara kaffah melalui media training (pelatihan) strategis program iyyaka.net.

Emosi adalah salah satu bagian terpenting dari kehidupan dan dapat memperkaya kehidupan manusia. Perasaan Emosional secara khusus disebabkan oleh kondisi fisiologis yang berkaitan dengan fungsi-fungsi otonom dan motor. Emosi sering impuls untuk bertindak, kualitas emosi sangat mempengaruhi kualitas dari apa yang dilakukan. Emosi membiarkan seseorang tahu bagaimana perasaannya tentang hal bahagia, marah, sedih, gembira, cemburu.

Emosi memberitahu apa yang terjadi dan membuat hidup lebih menarik dan berwarna-warni. Emosi selalu berakibat dari reaksi terhadap lingkungan, orang atau keadaan di sekitar. Tidak apa-apa untuk memiliki perasaan, dan bahkan marah sekalipun, tapi bagaimana kita mengekspresikan atau tidak mengungkapkan bahwa kita sedang marah. Jika hidup kita terancam, kita harus melawan, atau melarikan diri. Yang paling mendasar respons emosional – kita ‘lawan atau lari’.

ISTAQIEM, membantu seseorang agar mampu untuk mengelola emosi mental spiritualnya untuk masuk, mempelajari, mendalami, mengamalkan dan mengaktualisasikan Rukun Islam dan Rukun Iman berlandaskan Al-Qur'an dalam kehidupan nyata.

Melalui Istaqiem, seseorang diajak dan dipengaruhi emosinya kembali mengenal dasar-dasar Islam untuk diaktualisasikan kedalam pembangunan mental model Islami yang diharapkan dapat menjadi motor penggerak otomatis dalam melaksanakan kewajibannya sebagai umat Islam secara Kaffah.

Ruang lingkup Istaqiem adalah pengenalan dan pengaktualisasian 5 (lima) Rukun Islam sebagai gerbang memasuki pintu Islam secara kaffah. Pengenalan 5 Rukun Islam pada Istaqiem dilakukan dengan aktualisasi kelima rukun Islam kedalam kehidupan nyata sehari-hari. Apakah kita sudah melaksanakan 5 Rukun Islam yang sesungguhnya dan menjalankan hidup sesuai Al-Qur'an yang sesungguhnya ?.

Mengisi Kekosongan Spiritual  Manusia modern adalah manusia yang mempunyai kualitas intelektual yang memadai. Namun, terkadang kualitas intelektual menjadi kosong karena tidak dibarengi kualitas iman atau emosional yang baik. Lalu, manusia modern mencari ?obat? untuk pencapaian spiritualitas dan emosinya. Ia berharap ? obat? itu bisa digunakan berulang-ulang.

Konon, manusia perkotaan, rentan mengalami penyakit kejiwaan. Suasana hati mereka menjadi cepat gamang ketika setiap hari harus berkutat dengan kebutuhan-kebutuhan materi. Manusia bingung untuk mencari hakikat hidup.   Kondisi tadi bukan hanya berlaku untuk mereka yang sudah bekerja. Tapi, mahasiswa juga diindikasi mengalami situasi kejiwaan yang sama. Bukannya mahasiswa tugasnya hanya belajar? Pada kenyataannya belajar menjadi tugas berat bagi mahasiswa ketika tuntutan nilai semakin tinggi, dan biaya yang harus dipikul pun semakin tinggi. Ditambah lagi, masalah peluang kerja yang minim juga membayangi perjalan hidup mahasiswa.

Percayakah kawan Kampus, di Jawa Barat, jumlah pasien di Rumah Sakit Jiwa Bandung meningkat 40 persen per tahun? Data itu berdasarkan survei kesehatan jiwa yang dilakukan oleh Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat.

Data itu menunjukkan sekitar 27 persen dari 40 juta penduduk Jawa Barat didiagnosis mengalami gangguan jiwa dari skala ringan sampai berat. Jumlah itu kabarnya akan terus bertambah seiring krisis ekonomi dan permasalahan sosial lainnya.   Penyakit jiwa banyak macamnya. Misalnya saja korupsi, curang saat ujian, atau menipu orang tua untuk membeli kebutuhan bergaya adalah sebagian contoh suasana jiwa yang kosong. Stres di kampus dan kecewa dengan penampilan Persib di lapangan hijau, lalu melempari toko dengan batu juga bagian dari gangguan kejiwaan.

Menurut Budi Prayitno, pengasuh program psikologi ? Menata Hari Memaknai Hari?, para orang tua mungkin menyaksikan perkembangan anaknya yang makin kosong. Atau orang tua makin bertindak aktif untuk mencegah kekosongan, maka mengajak anak-anaknya mulai mengikuti latihan kecerdasan emosi dan spiritual.   Budi mengatakan, tren orang tua sekarang ini mulai menyadari bahwa anak-anak tidak cukup memiliki kecerdasan intelektual saja dalam hidup. Tapi, harus dibarengi dengan kecerdasan emosional dan spiritual. Karena jika hidup hanya mengandalkan kecerdasan intektual semata, maka peluang keberhasilan hidup hanya 20-40 persen saja.   Stimulasi otak   Konon, manusia yang tinggal di zaman modern sekarang ini kesulitan mendekati Tuhan. Proses itu menjadi lebih sulit lagi ketika manusia menganggapnya sebagai beban. Proses penyerahan diri manusia terhadap Tuhan-nya berbenturan dengan pola pikir manusia yang kompleks dan canggih.

Sederhananya, kelebihan kadar intelektual manusia kadang menyurutkan hati manusia untuk kembali dekat kepada Sang Pencipta.   Nah, kebanyakan pelatihan-pelatihan yang ditawarkan memakai metode yang mampu membebaskan pikiran manusia dari segala halangan intelekt ualitas. Ridwan Mukri, salah satu trainer ESQ, mengatakan, untuk mengajak peserta masuk pada dimensi spiritualitasnya, maka mereka harus memakai perangkat audio visual. Melalui perangkat audio, peserta diajak mendengar suara gelombang air, dan alunan musik yang lembut. Melalui perangkat visual pula, peserta diajak menyaksikan gugusan planet, gunung, dan segala bentuk fisik alam raya.   Hal itu, kata Ridwan, merupakan metode untuk mengajak peserta konsentrasi sehingga god spot dalam dimensi spiritualnya dapat kembali bercahaya. Sebab, selama ini god spot mereka terbelengu. God spot adalah tempat bernaungnya suara hati yang memiliki kandungan nilai-nilai asmaul husna. ? Untuk masuk ke dimensi spiritualitas itu, mereka kita kondisikan agar konsentrasinya tetap terjaga,? ujarnya.   Proses pengkondisian ini, merupakan penerapan teknologi stimulasi otak. Teknologi ini telah dikembangkan selama 40 tahun terakhir. Di dalam otak, terdapat empat gelombang energi, yaitu beta, alpha, theta, dan delta. Dan, untuk mengajak manusia pada kondisi rileks, dan tenang, maka pengelolah gelombang energi harus mengarah pada alpha dan theta. Sebab, gelombang alpha disebut juga alam bahwa sadar dan gelombang theta  merupakan tempat intuisi manusia.

Salah seorang ahli kajian Tauhid, Ustaz Abu Yahya, mengatakan, bahwa Islam sangat mewajibkan manusia untuk taat dan takut kepada Allah. Proses itu dilakukan dalam renungan yang dilakukan sendiri secara sadar dan tidak dikondisikan oleh apapun. Dalam hadist disebutkan, manusia yang akan mendapat naungan di hari akhir adalah seorang laki-laki yang mengingat Allah sendirian dan meneteskan air matanya.   ?

Sekarang, mungkin mereka belajar untuk nangis bareng-bareng. Tapi, yang mesti dilakukan adalah proses itu dil akukan sendiri,? ujar ustaz yang sering mengisi kajian Tauhid di Radio MQ ini. Selain itu, kata Abu Yahya, kajian psikologi tentang EQ dan SQ yang lahir dari kebudayan Barat, seharusnya tidak mutlak diadopsi. Denah Zohar yang mempopulerkan SQ menyebut god spot dalam tubuh manusia. Artinya, tempat untuk berpikir, merasakan dan bersifat ketuhanan dalam diri manusia. Karena diadopsi secara langsung, maka dalam ESQ juga menyebut adanya asmaul husna dalam diri manusia.   Ia khawatir, nantinya manusia merasa ada sifat dan zat ketuhanan pada dirinya. Nantinya akan menimbulkan ego baru yang disebut waham, perasaan ada sifat-sifat ketuhanan pada diri manusia. Maksudnya, menghilangkan kesombangan, tapi muncul kesombongan lain. Namun, Abu juga berharap pada sisi positifnya, bahwa penggunaan istilah god spot itu membawa peserta untuk lebih saleh dan lebih tercerahkan.

Pelatihan   Kebanyakan dari peserta yang pernah ikut pelatihan-pelatihan kecerdasan emosional dan spiritualitas, mengaku mendapat pengalaman kebahagiaan. Nah, pengalaman itu ingin mereka ulang dengan tujuan mendapatkan kualitas kebahagiaan yang sama. Proses pengulangan ini, menurut Ustaz Abu Yahya, seharusnya hanya dimaknai sebagai proses belajar. Momen perjalanan spiritual yang dilakukan bersama-sama itu seharusnya tidak menjadi ukuran kesalehan seseorang.

Manusia semestinya sudah bisa melakukan esensi dari tauhid itu secara sendirian.   ? Jika itu dijadikan ritual atau kerutinan takut jatuh pada yang disebut bidah. Yaitu mengingat Allah secara bersama-sama dan sadarnya jika dikondisikan saja, dan tidak diingatkan bahwa ini hanya proses pembelajaran,? katanya.   Namun, menurut Budi Prayitno, kejadian seperti itu lumrah terjadi. Sebab orang merindukan suasana artifisial dalam pelatihan, seperti momen-momen yang membuat orang kembali pada fitrahnya.   ? Misalnya, orang merasa lebih mencintai istrinya pada saat mengikuti pelatihan, maka momen itu yang dicarinya,? katanya Pengalaman dalam pelatihan itulah yang ingin dialami kembali. Seperti pengalaman orang berhaji, salat dengan khusuk, mendapat sebuah kepuasan spiritual. Itu bagus untuk diulang-ulang untuk memupuk keberagaman. Dalam pengalaman Budi, orang akan lupa dengan pelatihannya dalam waktu 3-6 bulan. Karena itu, orang harus diingatkan kembali. Istilahnya orang butuh vitamin spiritual,   Namun, seharusnya orang harus lebih baik mengimplementasikan pesan dari pelatihan kecerdasan emosional dan spiritual. Kalau di pelatihan telah diajarakan tentang rasa empati, maka harusnya terbentuk lembaga untuk membantu para kaum miskin dan anak yatim. ? Kalau sekadar pelatihan kembali, itu hanya mengingat. Tapi yang penting implementasi,? kata Budi menegaskan, Nah, sekarang mau terus cuma menangis biar disebut spiritualis atau mengimplementasikan rasa empati dan membantu dalam kehidupan sehari-hari? Pilihan terakhir, boleh jadi merupakan cara mengatasi permasalahan orang kota.***

 

 



Last Updated on Saturday, 08 October 2011 09:59
 

INFO HAJI

 

Pendaftaran haji 2012 gelombang I iGroup ditutup pada tanggal 20 Februari 2012, segera daftarkan diri anda di iGroup dan mitra cabang kami atau hub 081287200101

 

ONH Plus 2012 USD 8500 fasilitas hotel ***** 27 hari, ONH Khusus USD 7500 fasilitas hotel **** 30 hari.

 

Diskon dan promo ongkos haji 2012 telah habis dan masih berlaku potongan harga USD 200 untuk orang ketiga dan seterusnya dalam satu rombongan.

 

PENDAFTARAN HAJI 2012 DAPAT DILAKUKAN SECARA ONLINE MELALUI WEBSITE => buka menu FORMULIR PENDAFTARAN isi dengan lengkap dan KIRIM.
 

DAFTAR HAJI 2012

DAFTAR SEKARANG UNTUK BERANGKAT HAJI 2012,  HARGA  USD 7500 Haji Non Plus, USD 8500 Haji Plus.

FASILITAS : AZIZIYAH APARTEMEN TRANSIT, MADINAH - MEKKAH HOTEL HILTON ***** / SETARAF, TENDA AC ARAFAH-MINAH. BERANGKAT DARI JAKARTA.

SYARAT : PASPOR (asli), PAS PHOTO 4X6 10 LEMBAR, FOTO COPY KTP, KARTU KELUARGA, SURAT NIKAH (BAGI SUAMI ISTRI). UANG MUKA USD 5000. PENDAFTARAN TUTUP TGL 25 Februari 2012.


INFORMASI PENDAFTARAN :

iGROUP GRAHA UTAN KAYU (iyyaka.net center)
Jl. Utan Kayu Raya No. 106 Jakarta Timur.
Telp/fax : 021 85919002-3

Contact Person :
Divisi Haji Plus 081287200101 (Simpati) 087792296531, 087888567892 (XL).

 

REKENING PERUSAHAAN

PT. IYYAKA International Network

Bank Mandiri (Rupiah) Cabang Rawamangun Balai Pustaka No. Rek. 006-000-715608-0

Bank Mandiri (USD)     Cabang Rawamangun Balai Pustaka No. Rek. 006-00-718533-7


PROSEDUR DAN SISTEM PENDAFTARAN

1. Calon Jamaah Haji asal Jakarta & sekitarnya dapat melakukan pendaftaran langsung di i-Group PT. Iyyaka International Network dengan membawa kelengkapan dokumen dan uang muka sebesar USD 4000.

2. Untuk calon jamaah haji di luar Jakarta, dapat melakukan registrasi melalui menu "FORMULIR PENDAFTARAN" pada Top Menu Website ini. Isi formulir pendaftaran dengan lengkap dan KIRIM. Kemudian konfirmasi melalui no. Telp. +6221 85919002 (office) atau contact person 081287200101 / 087792296531 / 087888567892

3. Pendaftaran sah apabila dilakukan dengan membayar uang muka USD 4000

Temukan kami di Tweeter

Ikuti kami di Tweeter

top